Miyamoto Musashi


Miyamoto Musashi (宫本 武 蔵),mungkin bagi sebagian atau semua penggemar Tikam Samurai ini sudah Miyamoto Musashitak asing lagi mendengar atau membaca nama tersebut.Ya dialah si Samurai legendaris dari negara para Samurai sana Jepang. Lanjutkan membaca


Giring-Giring Perak episode Parang Pariaman (bagian 16)


Parang Pariaman (bagian 16)giring giring perak
Dari punggung kudanya Giring-Giring Perak melihat banyak sekali mayat penduduk Pariaman bergelimpangan. Perang menjadi sangat tidak berimbang ketika penduduk bersenjata parang, tombak, panah, kelewang atau keris berhadapan dengan peluruh senapan dan peluru meriam.“Kesaktian” para pesilat seperti diredam oleh terkaman peluru. Tiba-tiba dia menghentikan kudanya. Melihat ke arah pantai. Di sana sebuah kapal Inggeris yang cukup besar tenggelam. Yang kelihatan muncul dari laut hanya bahagian kamar komando dan tiang bendera. Pada tiang bendera itu masih terikat bendera Inggeris yang melambai lemah ditiup angin pagi. Lanjutkan membaca


Giring-Giring Perak episode Parang Pariaman (bagian 15)


Parang Pariaman (bagian 15)kapal kerajaan Inggeris
Dengan tenang Nabi menatap orang itu. Karena dia belum juga menjawab, orang itu membentak dan menanyakan pertanyaan yang sama sekali lagi. Dengan tenang Muhammad pun menjawab.
“Tak ada seorangpun yang akan menyelamatkanku, kecuali Tuhan Yang Maha Kuasa…..”Dan turunlah keajaiban mengiringi ucapan Muhammad itu. Quraisy itu menggeletar tubuhnya. Pedangnya dia lemparkan. Dia berlutut di depan Nabi.
“Engkau orang mulia Muhammad. Sejak hari ini saya memeluk agama yang engkau peluk. Asyhadualla-ila ha illallah, wa Asyhaduanna Muhammadarrasulullah…..” orang itu mengucap syahadat dengan air mata berlinang. Dan Islamlah dia. Lanjutkan membaca


Giring-Giring Perak episode Parang Pariaman (bagian 14)


Parang Pariaman (bagian 14)tiang gantungan
Kapten itu terdiam. Dia tahu, bahwa Anduang Ijuak tidak ikut menyerang Letnan Sammy. Yang menyerang hanyalah Sidi Marhaban. Tapi dialah justru yang memerintahkan pada prajurit yang menyaksikan peristiwa itu agar mengatakan bahwa Anduang Ijuak ikut menyerang.Dan dengan alasan itu dia bisa menangkapnya.
“Ini suatu kesempatan emas bagi tuan untuk melumpuhkan perlawanan orang Pariaman terhadap kekuasaan Inggeris. Ini kesempatan yang takkan pernah lagi tuan temukan. Pergunakan kesempatan ini. Bukankah kesempatan hanya datang sekali dalam seumur hidup! Coba tuan bayangkan, kalau mereka mengadakan pemberontakan dalam Loji ini, dengan kekuatan utuh seperti sekarang, tuan akan kewalahan. Mereka orang berilmu tinggi. Barangkali tuan bisa membunuh mereka semua. Tapi sebelum itu terjadi, pihak tuan pasti akan jatuh korban puluhan orang.Nah, kalau mereka telah dikurangi jumlahnya, maka korban dipihak tuan akan makin berkurang. Kalaupun mereka tidak memberontak, tapi lambat laun mereka akan bebas. Dan mereka bisa kembali menyusun kekuatan. Dan itu juga bahaya besar bagi tuan…” Lanjutkan membaca


Giring-Giring Perak episode Parang Pariaman (bagian 13)


Parang Pariaman (bagian 13)semedi
Dendam itulah hari ini yang dibalaskan oleh pimpinan perguruan Harimau Kumbang itu pada perguruan Ulakan. Kini kedua mereka, yang sepuluh tahun lalu hanya sebagai orang kedua di masing-masing perguruan, telah jadi orang pertama. Dalam waktu sepuluh tahun, Uwak Sanga telah jadi pimpinan perguruan di Harimau Kumbang.

Dia telah menghimpun banyak pendekar-pendekar yang dikenal sebagai “golongan hitam”. Sebaliknya, Malik Ibrahim kini juga telah menjadi pimpinan perguruan Tinggi Islam Ulakan dan sekaligus memimpin perguruan silat di Sunua.Siapa sangka, sepuluh tahun kemudian, dendam itu dibalaskan oleh Uwak Sanga lewat tangan Inggeris. Dialah yang mencium bahwa ada usaha melarikan diri di pihak perguruan Ulakan. Sudah tiga malam ini dia bermalam di Loji Inggeris itu. Setiap malam, dengan ilmunya yang juga tak dapat dikatakan rendah, bahkan belum diketahui siapa di antara mereka berdua yang lebih unggul, pimpinan Harimau Kumbang itu mengadakan semedi pula. Lanjutkan membaca


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 393 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: