Tag Archives: Tuanku Nan Renceh

Giring-Giring Perak episode Parang Pariaman (bagian 11)


Parang Pariaman (bagian 11)loji inggris
Tidak hanya sampai di sana. Dari pihak Ulakan tidak hanya berempat yang ditangkapi, ada dua puluh orang jumlah mereka. Semuanya dilakukan Inggeris demi keamanan. Dikhawatirkan, kalau murid-murid senior Ulakan itu berada di luar Loji, bisa berbahaya. Mereka bisa menyusun kekuatan. Oleh karena itu Kapten Calaghan berpendirian, semua mereka harus ditangkap. Demi keamanan!

Malam itu juga, semua mereka dibawa ke loji Inggeris di Pariaman. Perguruan Islam itu, Ulakan dan Sunua, tiba-tiba dicekam rasa lengang.Kapten Calaghan memang telah mempertimbangkan setiap langkah yang dia ambil. Dengan menangkap dan menahan sebahagian besar orang-orang perguruan Islam Ulakan di lojinya.Itu sama dengan menahan dan menyimpan dinamit yang setiap saat meledak dan menghancurkan lojinya berikut mereka, dan semua isinya. Lanjutkan membaca

Iklan

Giring-Giring Perak Episode Parang Pariaman(bagian 1)


Untuk mengobati rindu pembaca pada karya-karya besar Makmur Hendrik, penulis mencoba menghadirkan cerita Giring-langit-langit  goa runtuh.giring Perak bagian Parang Pariaman yang disadur dari http://cunop.wordpress.com.  Sebelumnya penulis minta maaf karena belum bisa menghadirkan kelanjutan cerita Tikam Samurai dan hilangnya sebagian Giring-Giring perak EPISODE Pengintaian di bukit tambun tulang, Mudah-mudahan cerita ini dapat mengobati kekecewaan pembaca blog ini. Selamat menikmati!

Parang Pariaman Bagian 1
Giring-giring Perak akhirnya mendapatkan kenyataan-kenyataan yang amat tragis dan sekaligus membahagiakan dirinya di goa Bukit Tambun Tulang. Kenyataan tragis pertama adalah terbunuhnya Puti Nuri. Gadis bangsawan dari Lima Kaum yang telah menatap sejak lama bersama orang tuanya Raja Tuo di Kampung Pisang.

Tragedi kedua adalah ketika dia berhasil membunuh Harimau Tambun Tulang. Ternyata kepala penyamun Bukit Tambun Tulang yang namanya sudah amat tersohor itu tak lain tak bukan daripada gurunya sendiri! Guru yang amat menyayanginya. Yang membesarkan dan mengajarkan padanya segenap ilmu silat dan ilmu sirat. Guru yang mengajarkan padanya agar selalu berbuat kebaikan, membela yang benar dan menumpas kejahatan. Guru yang telah dianggapnya sebagai ayah dan ibunya. Lanjutkan membaca


Giring-Giring Perak Episode – Menetap di Silaing


Episode – Menetap di Silaingrumah Datuk
Rombongan itu bergerak mendaki pendakian Singgalang kariang,merayap perlahan.Kemudian berhenti di sebuah kampung kecil bernama Silaing.Disini rombongan berdiam sepekan.Datuk Sipasan membagi rombongannya menjadi tiga bahagian besar.

Sepertiga yang di pimpin sendiri tetap tinggal di silaing sebagai pos komando,sepertiga lagi di pimpin oleh Penghulu,dia ditugaskan untuk melanjutkan perjalan ke Pagaruyung.Sepertiga lagi yang di pimpin oleh adik Datuk ini,di tugaskan keluhak Agam untuk menemui Tuanku Nan Renceh.

Ketiga bahagian rombongan ini,akan menetap di kampung-kampung yang telah di tetapkan itu sebagai penduduk setempat.Mereka harus mengerjakan pekerjaan apa saja.Bertani,berdagang atau bertukang. Lanjutkan membaca


%d blogger menyukai ini: