Tag Archives: diam diam

Giring-Giring Perak episode Parang Pariaman (bagian 16)


Parang Pariaman (bagian 16)giring giring perak
Dari punggung kudanya Giring-Giring Perak melihat banyak sekali mayat penduduk Pariaman bergelimpangan. Perang menjadi sangat tidak berimbang ketika penduduk bersenjata parang, tombak, panah, kelewang atau keris berhadapan dengan peluruh senapan dan peluru meriam.“Kesaktian” para pesilat seperti diredam oleh terkaman peluru. Tiba-tiba dia menghentikan kudanya. Melihat ke arah pantai. Di sana sebuah kapal Inggeris yang cukup besar tenggelam. Yang kelihatan muncul dari laut hanya bahagian kamar komando dan tiang bendera. Pada tiang bendera itu masih terikat bendera Inggeris yang melambai lemah ditiup angin pagi. Lanjutkan membaca

Iklan

Dalam Kecamuk Perang Saudara -bagian- 433


Dalam Kecamuk Perang Saudara -bagian- 433
buang jangkar di teluk singapura
“Tidak,saya mengetahuinya sejak melihat peta ini.Harus saya akui Bungsu,bahwa saya mencium gerakan tentara Belanda secara diam-diam ingin menyelusup ke berbagai wilayah yang berbatasan dengan negri mu.Betapun juga di Irian barat masih terdapat ribuan orang belanda.Yang sewaktu-waktu harus mereka selamatkan nyawanya.dan maaf diantara kita tak ada rahasia Bungsu.Saya orang inggris dan saya cenderung sependapat dengan politik pemerintah negeri saya,bahwa negerimu cenderung ke Komunis.
Banyak peralatan perang yang didatangkan Soviet ke negerimu.Mulai dari karaben,pesawat jet,sampai ke kapal-kapal perang dan kapal selam.Di Asia tenggara,negerimu lah yang terkuat dewasa ini…”sepi sesaat.

Si Bungsu menatap peta yang ditandai itu.Di mana terhadap kapal selam dan kapal-kapal perang yang di kamuflase sebagai kapal dagang.Apakah pihak konsulat RI di Singapura mencium juga hal ini?Artinya,apakah pihak Indonesia telah mengetahui bahwa Singapura secara sah atau tidak sah,kini telah dijadi kan semacam pangkalan perang asing untuk menyerang Indonesia.?
Pertanyaan itu tetap di simpan dalam hati sampai esoknya.Mereka bertiga mengunjungi berbagai tempat di Singapura.Fabian membawanya kepelabuhan. Disana kelihatan puluhan kapal ditengah laut sedang buang jangkar. Lanjutkan membaca


Giring-Giring Perak Episode Parang Pariaman(bagian 1)


Untuk mengobati rindu pembaca pada karya-karya besar Makmur Hendrik, penulis mencoba menghadirkan cerita Giring-langit-langit  goa runtuh.giring Perak bagian Parang Pariaman yang disadur dari http://cunop.wordpress.com.  Sebelumnya penulis minta maaf karena belum bisa menghadirkan kelanjutan cerita Tikam Samurai dan hilangnya sebagian Giring-Giring perak EPISODE Pengintaian di bukit tambun tulang, Mudah-mudahan cerita ini dapat mengobati kekecewaan pembaca blog ini. Selamat menikmati!

Parang Pariaman Bagian 1
Giring-giring Perak akhirnya mendapatkan kenyataan-kenyataan yang amat tragis dan sekaligus membahagiakan dirinya di goa Bukit Tambun Tulang. Kenyataan tragis pertama adalah terbunuhnya Puti Nuri. Gadis bangsawan dari Lima Kaum yang telah menatap sejak lama bersama orang tuanya Raja Tuo di Kampung Pisang.

Tragedi kedua adalah ketika dia berhasil membunuh Harimau Tambun Tulang. Ternyata kepala penyamun Bukit Tambun Tulang yang namanya sudah amat tersohor itu tak lain tak bukan daripada gurunya sendiri! Guru yang amat menyayanginya. Yang membesarkan dan mengajarkan padanya segenap ilmu silat dan ilmu sirat. Guru yang mengajarkan padanya agar selalu berbuat kebaikan, membela yang benar dan menumpas kejahatan. Guru yang telah dianggapnya sebagai ayah dan ibunya. Lanjutkan membaca


%d blogger menyukai ini: