Ke Dallas Menuntut Balas -bagian-461


Ke Dallas Menuntut Balas -bagian-461
jet meledak
Si Bungsu gelagapan.Namun entah mengapa,dia tidak mau berlaku kurang sopan dan dianggap tidak gentelmen.Perlahan tangan nya membalas memeluk pinggang Yuanita,dan membalas ciumannya.Ketika peristiwa itu selesai,dengan masih memegang tangan si Bungsu,gadis itu merenggangkan diri.

“Terima kasih Love,peluk ciummu kabawa mati.Sebentar lagi…”ujarnya dengan mata berkaca.Kemudian gadis itu berbalik,menuju kepesawat yang menunggu dari tadi.Setelah pesawat itu berangkat,si Bungsu kembali naik ke mobil jip yang tadi membawanya.

Direktur CIA itu juga ikut naik,duduk disampingnya di kursi depan.Jip itu kembali keruang tunggu khusus.Direktur CIA berkata pelan pada si Bungsu ketika jip meluncur di avron menuju ruang tunggu.
“Kalian pasti belum saling kenal…”
“Belum…”jawab si Bungsu pelan.
“Perempuan memang laut yang amat dalam.Yang amat sukar menduga isinya. saya yakin dia mencintai anda,dengan amat sangat…”

Si Bungsu menoleh kesampingnya,pada lelaki yang tidak diketahuinya bahwa orang itu adalah Direktur CIA.Sebuah lembaga Intelijen yang amat berpengaruh didunia.Dia diam tidak membari komentar atas ucapan itu, sungguh mati dia amat terguncang atas peristiwa sebentar ini.dia bukan lelaki yang lemah iman,tapi tidak pula lelaki yang berpura-pura berlagak suci.

Dia datang dan sampai ke negeri ini justru dalam usaha mencari gadis yang amat di kasihinya.Dalam sejarah hidupnya yang amat panjang dan berbelit ini, tak berapa yang pernah singgah di hatinya.Namun peristiwa dengan Yuanita yang barusan tadi,gadis yang tidak dia kenal itu,benar-benar membuncah perasaannya.Jip itu baru saja akan mencapai tempat dimana para penumpang yang pernah menjadi sandera itu menanti,ketika mereka mendengar suara seperti letupan bedil di udara.

Letupan itu tak begitu menarik perhatian mereka yang ada di jip tersebut. mereka baru tertarik tatkala beberapa petugas lapangan menunjuk kesuatu titik jauh dibelakang sana.Makin lama makin banyak yang melihat,dan mereka juga melihat,kearah pesawat jet angkatan udara amerika yang tadi membawa para pembajak komunis asal cuba itu.Jauh disana kelihatan sisa asap yang mengepul,kemudian.. lenyap!

“Jet itu meledak…”kata seseorang.Kepastian tentang itu bari didapat ketika dua orang petugas tower berlarian mendekati Direktur CIA yang ada didekat si Bungsu.
“Pesawat itu meledak…”katanya.
Semua terdiam.tak seorang pun yang tahu penyebabnya.Namun sudah bisa diduga,pesawat itu hancur berkeping karena Bom waktu yang berasal dari salah seorang teroris tesebut.mereka memang telah di periksa dengan amat teliti.Namun dengan meledaknya pesawat itu di udara,bisa dipastikan ketelitian pihak amerika ternyata masih terkecoh oleh kelihaian teroris itu.
Ledakan itu mustahil disebabkan pihak Amerika,sebab jet itu milik Angkatan Udara Amerika.Yang menerbangkanya tentu Pilot amerika,seorang AU Amerika berpangkat Mayor yang terpercaya.Si Bungsu termangu.Membayangkan betapa gadis yang baru sebentar ini memeluk dan menciumnya,kini hancur berkeping.

“Ya tuhan,..”terdengar kepala CIA di samping nya berucap.
Tongky yang juga berlarian keluar dari ruang tunggu menatap langit,di langit tidak terlihat apa-apa,kosong.
“Pesawat itu meledak?”tanya Tongky.
Si Bungsu hanya tegak mematung.Mereka tegak dengan diam disisi jip ittu sampai akhirnya panggilan untuk berangkat terdengar.
Di pesawat yang membawa mereka ke Dallas,si Bungsu masih memikirkan ledakan pesawat jet itu.Para pembajak tersebut ternyata masih memilih mati dari pada harus diinterogasi dan diadili di Amerika.Apakah tak mungkin yang meledakan pesawat itu adalah Yuanita?

Gadis itu tadi air matanya berlinang ketika mereka berpelukan.Apakah peluk dan ciuman gadis itu adalah peluk dan cium perpisahan?tiba-tiba dia teringat bisikan gadis itu dengan mata berkaca sesaat setelah mereka berciuman.
“Terima kasih Love,peluk ciummu kubawa mati.Sebentar lagi…”

Ya tuhan,gadis itu memang merencanakan kematiannya.Dan sesaat sebelum kematiannya,dia mengucapkan selamat tinggal dalam bentuk lain pada lelaki yang barangkali dia cintai.Lelaki yang belum dia kenal,anak Indonesia yang berasal dari Situjuh Ladang Laweh.Ya tuhan,mengapa aku tidak arif kemana ujung ucapannya tadi,bisik hati si Bungsu.

DALLAS!.Kota ini berada di Texas.Salah satu negara bahagian Amerika Serikat. Ada dua hal yang segera terbayang di kepala setiap orang bila mendengar nama Texas.Pertama adalh ladang-ladang Minyak yang tersohor.Disinalah pusat minyak yang terkenal dengan sebutan CALTEX itu bermarkas besar. sebuah perusahaan minyak patungan dua raksasa dari california dan Texas.

Operasi minyak nya hampir menjangkau nyaris seluruh wilayah di permukaan bumi.Mulai dari wilayah bersalju di Amerika utara sampai ke wilayah tak berpenghuni di daerah Selatan australia.Mulai dari Houston di timur sampai Ke Inggris ke belahan bumi paling barat dan mencengkam di padang-padang pasir negara Arab di wilayah timur tengah.

Texas juga mengingatkan orang pada zaman paling keras dan paling hitam dalam sejarah Amerika Serikat.Yaitu zaman Wild west,saat berkuasanya para bandit dan cowboy.Yang memerintah dari punggung kuda.Melintasi punggung- punggung bukit berbatu terjal,membelah padang-padang prairi yang di penuhi kaktus-kaktus berduri.

Kota ini merupakan pusat kegiatan para bandit yang tak kenal ampun.Bicara tentang Dallas adalah bicara tentang dunia bandit.Tak ada kota-kota di dunia yang bisa menandingi kehebatan bandit-bandit Dallas.Tak ada kota manapun di dunia,yang pernah menjadi pusat kegiatan bandit sehebat Dallas.Dunia cukup banyak mengenal kelompok-kelompok bandit yang termasyhur.

Sebutlah misalnya Yakuza di jepang,POLT di rusia.KLU KLUX KLAN dari Amerika. Mira dari israel.Tapi dunia hanya mengenal satu komplotan bandit yang pernah ada di permukaan bumi.Komplotan itu adalah MAFIA yang berasal dari Sicilia di Italia sana.Dan dunia juga mengenal bahwa jantung Mafia yang tersohor itu adalah di DALLAS!

Kini dikota itulah si Bungsu,lelaki bersamurai yang berasal dari Gunung Sago itu datang!ke kota pusat para bandit.Ke kota pusat perjudian yang senantiasa mengundang maut.kekota yang kata orang-orang yang tak punya rasa belas kasihan kepada siapapun.!kekota yang telah menjadi belantara kejahatan.

Dallas ditahun kedatangan si Bungsu itu berpenduduk kurang lebih sekitar tujuh juta jiwa.Kotanya yang luas terbagi dalam tiga bahagian utama. Bahagian utara disebut sebagai Civilation City,di bahagian ini terletak kantor-kantor pemerintah.di bahagian selatan disebut sebagai Country city,daerah pemukiman pegawai,pedagang,bankir dan..siapapun tahu,di antara mereka juga merangkap profesi sebagai…bandit!


One response to “Ke Dallas Menuntut Balas -bagian-461

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: