Dalam Kecamuk Perang Saudara -bagian-403


Dalam Kecamuk Perang Saudara -bagian-403
menuangkan air putih di ceret
Dia menarik napas dan kembali beristighfar.Meraba dada dan rusuk yang dalam mimpi tadi di tembus samurai michiko.
Utuh,ya tubuhnya masih utuh,dia duduk di pembaringan,mengatur pernafasannya yang sesak.Kemudian tegak menuangkan air putih di ceret ke dalam gelas,air itu sangat dingin karena udara kota yang amat sejuk.Dia reguk air itu dua tiga teguk,dadanya terasa agak lega.Dia turun di pembaringan dan membuka pintu,sudah pagi.Dia pergi kekamar mandi,sesekali menoleh kebelakang.Khawatir kalau-kalau ada michiko.

Kemudian di kamar mandi dia berwudhu dan kembali kekamar sembahyang dan kembali duduk di sisi pembaringan.Dia kembali menghapus peluh yang tetap membasahi wajah dan tubuhnya,terlalu dasyat mimpinya barusan.Dia baru teringat,malam tadi dia tengah berpikir tentang kereta api.Tentang stasiun gamagori,dia kembali berbaring sambil memikirkan bahwa michiko pernah melukainya,bahwa michiko pernah akan membunuhnya.Pikiran itu tak meninggalkan benaknya sampai dia tertidur,rupanya pikiran itulah menjadi mimpi yang dasyat itu.

Dia kembali meraba dada dan rusuknya,utuh.Rupanya tuhan belum berniat mencabut nyawanya.Dia menarik napas panjang kemudian melepaskannya. seperti melepaskan beban yang alangkah beratnya.Matanya menoleh kepembaringan dan samurainya terletak disana.Padahal tadi samurai itu dia letakan dibawah bantal.Kini karena bantalnya telah jatuh,jadi samurai itu berada di atas seprei putih.

Untung dia bermimpi tidak sambil mencabut samurai.Bayangkan kalau dia mimpi sambil mencabut samurainya.Dan memancung-mancungkan nya kiri kanan,Hiii..Dia jadi ngeri sendiri.!lalu dia memungut bantal di lantai,meletakan nya diatas samurai,hingga samurai itu tertutup.
Dia ingin tegak,tapi ingatanya kepada michiko membuat dia kembali duduk. Suara kereta terdengar lagi.seorang pelayan lewat didepan pintunya yang terbuka.

“Selamat pagi,sudah sembahyang pak?”kata pelayan itu sambil melongokan kepalanya di pintu.Si bungsu mengangguk sambil mencoba tersenyum.
“Maaf,tadi saya mendengar seperti ada suara berteriak dan suara benda jatuh dari kamar ini,saya khawatir ada apa-apa…”
“Ah,hanya bantal yang jatuh.terimakasih…”
“Syukurlah,kamar ini memang agak angker pak.Banyak orang yang didatangi mimpi buruk disini,soalnya dulu ada yang gantung diri dikamar ini…”
“Kenapa tidak kau bilang dari dahulu?”katanya agak kesal.
“Ah,kalau saya bilang dari dahulu,bapak tentu tidak percaya.Memang dapat mimpi buruk pak?”Si Bungsu seperti orang sakit gigi dibuatnya.

“Kebetulan ada kamar lain yang kosong,bapak ingin pindah kesana?”
“Tidak,tidak perlu..”jawab si Bungsu agak kesal.
Tapi pelayan itu bukannya pergi dari sana,malah dia melangkah masuk.separuh berbisik dia berkata.
“Di sebelah kamar ini ada gadis cantik,baru tadi malam datangnya.Cantiiik benar..”Si Bungsu menatap pelayan itu dengan berang.tapi pelayan itu malah meneruskan informasinya.
“Saya hampir pingsan waktu dia menanyakan apakah masih ada kamar,dia sendirian.Bayangkan gadis seperti itu datang sendirian.Ada beberapa tamu disini,lelaki tentunya.sampai tidak bisa berdiri begitu melihat gadis itu…”
“Keluarlah…!”
“Bapak tidak percaya?boleh dilihat nanti…”
“Keluar..!!”
“Ya ya saya keluar,Tapi kalau bapak tidak baik-baik tidak saya perkenalkan nanti Bapak…”
“Keluar…!!!”Si Bungsu tegak,pelayan itu terlompat keluar kamarnya.Tapi dari luar dia masih sempat ngomong.
“Menurut paspornya,dia baru datang dari Singapura…”Si Bungsu tidak peduli.
“Dia seorang gadis Jepang Pak..!”Si Bungsu berniat menampar pelayan ini, keterlaluan pikirnya.
“Namanya michiko..”katanya sambil berjalan dan bersiul.

Si Bungsu tertegak dan kaget seperti disambar petir.Dia hampir tidak mempercayai pendengarannya.Apakah pelayan itu ada ngomong tentang gadis jepang dan bernama Michiko?atau yang terdengar olehnya adalah semacam ilusi yang dibawa dari mimpi yang terlalu dasyat barusan tadi.Aneh?hatinya berdebar.Jantungnya berdegub tak menentu.Tak biasanya seperti ini,peluh kembali membasahi tubuhnya.Untuk menenangkan diri dia pergi mandi ,kemudian bertukar pakaian.

Hari ini dia akan ke Payakumbuh dan dari sana baru kekampungnya,Situjuh ladang laweh.Kampungnya persis di bawah kaki gunung Sago.Dia tak tahu apa yang akan dia perbuat disana.Yang jelas,dan keinginan paling besar adalah menjenguk Pusara Ayah,Ibu dan kakaknya.Kemudian melihat rumah dimana dia lahir dan dibesarkan.Lalu apa lagi?Dia tak tahu,barangkali dia akan tinggal disana,semalam dua malam atau akan pergi lagi.

Tetapi apakah si Bungsu memang salah dengar ata ucapan pegawai hotel Indonesia atas “Gadis di sebelah kamar”itu?apakah benar Michiko dan Michiko yang dimaksud adalah anak dari Saburo matsuyama,yang datang untuk membalas kematian ayah nya terhadap si Bungsu.?sebab di Jepang ada ribuan gadis yang bernama michiko.Apakah Michiko yang di sebelah kamarnya itu adalah michiko yang “membunuh”nya didalam mimpi tadi?

Ternyata benar!Dia memang Michiko yang satu itu,dia datang untuk mencari si Bungsu.Namun ketika dia mendaftarkan diri di Hotel ini sama sekali dia tidak tahu bahwa lelaki yang dia cari itu ada di hotel tersebut.Dan ketika dia masuk kekamar nomor dua sama sekali dia tak tahu kalau di kamar nomor emapat persis di sebelah kamarnya dan hanya dibatasi oleh sebuah dinding,berbaring si Bungsu,lelaki yang sangat ingin dia temui.

Ketika si Bungsu bermimpi berkelahi dengan michiko,saat itu michiko telah bangun.Dia mendengar suara gaduh disebelah,namun tidak dia perhatikan.Dia keluar dan mandi.Kemudian ketika dia masuk kekamarnya,saat itu pula si bungsu keluar pergi mengambil wudhu.Kalau saja dia agak terlambat keluar dari kamar mandi,atau si bungsu sedikit lebih cepat keluar kamarnya,pasti kedua mereka bertemu di gang didepan kamar itu.Pasti!

Ketika si Bungsu sembahyang subuh,michiko telah keluar,dia pergi menghirup udara pagi yang cerah sambil menapaki jalan dalam kota itu.Kedatangannya di bukittinggi di mulai dari kedatangan Donald ke Singapura dari Australia.Setelah menceritakan kepada Fabian tentang perjalanannya dengan si Bungsu mengantarkan jenazah Robert ke Australia,Laluu datang ke Konsulat indonesia.


One response to “Dalam Kecamuk Perang Saudara -bagian-403

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: